SEAPA Fellowship 2011 starts June 21 in Jakarta

The Southeast Asian Press Alliance (SEAPA) will hold its annual Fellowship with a series of events starting on 21 June 2011 in Jakarta, Indonesia.

The theme for this year’s Fellowship is: “Gearing up for a Community: How Free is the Flow of Information in ASEAN?”.

There program will begin with an orientation and workshop in Jakarta from 21 to 23 June. The Fellows will then be given three weeks to conduct research and newsgathering for their respective stories in a second country of their choice. They will then come back to Jakarta for a debriefing in July.

The 11 journalists were selected this year, and they are: Amalia Husnul A’Rofiati (Tribun Kaltim) and Yohanna Yuliatri Purba (KBR68H) from Indonesia; Priscilla Aneesa (Free Malaysia Today) and John Teo (freelancer) from Malaysia: Aquiles Zonio (Philippine Daily Inquirer) and Froilan Gallardo (Mindanews) from the Philippines; Julio da Silva Purba (Center for Investigative Journalism of Timor Leste) from Timor Leste; Nguyen Dinh Chinh (VnExpress Online News) from Vietnam; May Titthara (Phnom Penh Post) from Cambodia; and Nares Laopannarai (Krungthep Turakij) and Watchana Phromobol (Kom Chad Luek) from Thailand.

The orientation will include topics like a primer on ASEAN, the ASEAN Inter-governmental Commission on Human Rights (AICHR), border conflict resolution, freedom of information law and free expression online.

Resource persons will include Indonesian Commissioner of AICHR Rafendi Djamin, SEAPA chairman and veteran journalist Kavi Chongkittavorn and Philippine Center for Investigative Journalism executive director Malou Mangahas.

To date, almost a hundred journalists from the region have participated in SEAPA’s program, which began in 2002. Articles written by the fellows are published in their news outlets and on SEAPA’s website. SEAPA has also published several compilations of the fellows’ works.

The program is supported by the Open Society Institute and the Dutch Embassy in Bangkok. SEAPA members in Indonesia, Alliance of Independent Journalists (AJI) and the Institute for Studies on the Free Flow of Information (ISAI) are co-organising the program in Jakarta.

————————-

About SEAPA

SEAPA (http://www.seapabkk.org/) is the only regional organization with the  specific mandate of promoting and protecting press freedom in Southeast Asia. It is composed of the Jakarta-based Alliance of Independent Journalists (AJI) and the Institute for Studies on the Free Flow of Information (ISAI); the Manila-based Center for Media Freedom andResponsibility (CMFR) and Philippine Center for Investigative Journalism (PCIJ); the Bangkok-based Thai Journalists Association (TJA); and the network’s Kuala Lumpur-based associate member, the Centre for Independent Journalism (CIJ).

SEAPA also has partners in Cambodia, East Timor, and exiled Burmese media, and undertakes projects and programs for press freedom throughout the region.

For inquiries, please contact us at: seapa (a) seapa (dot) org, or call +662 243 5579.

 

 

Fellowship SEAPA dimulai pada 21 Juni 2011 di Jakarta

Organisasi yang berjuang untuk kebebasan pers di tingkat regional, Southeast Asian Press Alliance (SEAPA) akan menyelenggarakan program tahunannya yakni fellowship untuk para wartawan negara-negara Asia Tenggara mulai pada 21 Juni 2011 di Jakarta.

Tema program tahun ini adalah: “Masyarakat ASEAN Siap Menyongsong 2015: Seberapa Bebas  Arus Informasi di ASEAN?”

Program ini akan dimulai dengan orientasi dan lokakarya di Jakarta dari 21-23 Juni 2011. Setelah itu para peserta fellowship akan melakukan riset dan liputan jurnalistik mereka di negara pilihan mereka di luar negerinya. Setelah itu mereka akan kembali ke Jakarta untuk mendiskusikan  hasil wawancara dan cerita mereka pada bulan Juli 2011.

Tahun ini 11 orang wartawan terpilih untuk mengikuti program dimaksud, yakni Amalia Husnul A’Rofiati (Tribun Kaltim) dan Yohanna Yuliatri Purba (KBR68H) dari Indonesia; Priscilla Aneesa (Free Malaysia Today) dan John Teo (freelancer) dari Malaysia: Aquiles Zonio ( Philippine Daily Inquirer) dan Froilan Gallardo (Mindanews) dari Filipina; Julio da Silva Purba (Center for Investigative Journalism of Timor Leste) dari Timor Leste; Nguyen Dinh Chinh (VnExpress News Online) dari Vietnam; May Titthara (Phnom Penh Post) dari Kamboja, dan Nares Laopannarai (Krungthep Turakij) serta Watchana Phromobol (Kom Chad Luek) dari Thailand.

Orientasi akan mencakup topik-topik penting tentang ASEAN yakni tentang Komisi Hak Asasi Manusia Antarpemerintah ASEAN (AICHR), pemecahan sengketa perbatasan, kebebasan memperoleh informasi dan kebebasan berekspresi di Internet.

Para narasumber antara lain adalah Komisioner AICHR Rafendi Djamin dari Indonesia, Ketua Dewan Pembina SEAPA serta wartawan senior Kavi Chongkittavorn dari Thailand dan Direktur Eksekutif  Philippine Center for Investigative Journalism, Malou Mangahas.

Sampai saat ini hampir seratus wartawan dari negara-negara di Asia Tenggara telah berpartisipasi dalam program fellowship SEAPA, yang dimulai pada 2002. Semua artikel yang ditulis oleh para fellows akan diterbitkan oleh media mereka masing-masing dan juga akan diunggah di website SEAPA. SEAPA telah menerbitkan kumpulan tulisan para fellows  di masa lalu.

Program ini didukung oleh Open Society Institute dan Kedutaan Besar Belanda di Bangkok. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Institut Studi Arus Informasi (ISAI), yang merupakan anggota pendiri SEAPA dari Indonesia, adalah Panitia Penyelenggara program fellowship tahun ini di di Jakarta.
————————-

Tentang SEAPA
SEAPA (http://www.seapabkk.org/) adalah organisasi regional dengan mandat spesifik untuk mempromosikan dan melindungi kebebasan pers di Asia Tenggara. SEAPA terdiri atas  Aliansi  Jurnalis Independen (AJI) dan Institut Studi Arus Informasi (ISAI) di Indonesia; Center for Media Freedom and Responsibility (CMFR)) dan Philippine Center for Investigative Journalism (PCIJ ), Persatuan Wartawan Thailand (TJA), dan anggota khusus SEAPA, Center for Independent Journalism (CIJ) di Malaysia.

SEAPA juga menpunyai mitra di Kamboja, Timor Leste, dan organisasi media para pelarian politik Burma. SEAPA juga menyelenggarakan proyek-proyek dan program bagi kebebasan pers di Asia Tenggara.

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi kami di: seapa@seapa.org atau hubungi +662 243-5579.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

x Shield Logo
This Site Is Protected By
The Shield →